FARWELL DISCUSSES ON PERSUASION & POWER

UNDERSTANDING ON STRATCOM

Book Reviews: The Art of Strategic Communication

Book Recommended: Persuasion & Power in National Security Leadership

Persuasion And Power: The Art of Strategic Communication

Apa Itu Strategic Communication? 

Komunikasi strategis adalah istilah umum untuk menggambarkan kegiatan disiplin ilmu termasuk hubungan masyarakat, komunikasi manajemen, dan periklanan. … Kekuatan dari pendekatan ini adalah penekanannya pada strategi daripada pada taktik tertentu serta fokusnya pada komunikasi yang dipahami secara holistik.

Prinsip Komunikasi Strategis Menurut James P. Farwel?
Harus Responsif: Audiens yang tepat, pesan yang tepat, waktu yang tepat, dan tempat yang tepat. Komunikasi Strategis harus fokus pada negara tujuan jangka panjang atau hasil yang diinginkan. … Strategi komunikasi harus menjangkau audiens yang dituju melalui pesan khusus yang relevan dengan audiens tersebut.

Apa Yang Dilakukan Seorang/Lembaga Sebagai Komunikator Strategis?
Mendefinisikan komunikasi strategis sebagai “penggunaan komunikasi yang disengaja oleh suatu organisasi untuk memenuhi misinya.” Identifikasi konsep-konsep kunci, termasuk analisis audiens, penetapan tujuan, dan strategi pesan. Istilah strategis telah paling sering digunakan dalam konteks manajemen dan kekuatan pengambilan keputusan.

Tujuan Studi Komunikasi Strategis
Komunikasi Strategis mengeksplorasi proses dan teknik untuk bagaimana suatu organisasi berkomunikasi dengan banyak publiknya. Organisasi dapat berupa perusahaan, nirlaba atau pemerintah, dan bentuk komunikasi termasuk hubungan masyarakat dan periklanan atau bagian hubungan publik.

Aplikasi Strategic Communication dalam Bidang Pertahanan, Keamanan dan Kedaruratan/Krisis
Studi Kasus Peran NATO: Kebijakan NATO tentang Komunikasi Strategis yang telah dikembangkan adalah mendefinisikan Komunikasi Strategis sebagai “penggunaan aktivitas dan kemampuan komunikasi NATO yang terkoordinasi dan tepat – Diplomasi Publik, Urusan Publik Militer, Operasi Informasi, dan Operasi Psikologis, sebagaimana mestinya – dalam mendukung kebijakan, operasi, dan aktivitas Aliansi , dan untuk memajukan tujuan NATO “(SG (2009) 0794). “Penting untuk menggarisbawahi bahwa Komunikasi Strategis adalah proses yang pertama dan terutama yang mendukung dan menopang semua upaya untuk mencapai tujuan Aliansi; seorang aktivis yang memandu dan menginformasikan keputusan misi tertentun kita, dan bukan organisasi itu sendiri. Karena alasan inilah Strategis Pertimbangan komunikasi harus diintegrasikan ke dalam fase perencanaan paling awal – kegiatan komunikasi menjadi konsekuensi dari suatu perencanaan itu.

Lebih lanjut Farwell memandang pentingnya pengungkapan kebenaran (paramount importance of truth telling). Argumen dasar Farwell adalah bahwa tujuan utama dari setiap kampanye informasi tidak hanya untuk menginformasikan tetapi juga untuk mempengaruhi orang-orang yang penting. Dia menyarankan bahwa ini adalah kasus untuk rezim otoriter dan diktator yang berusaha untuk menjaga populasi mereka, begitupula sejalan untuk kebutuhan demokrasi, militer, kantor asing dan politisi terpilih. Dan, ia berpendapat bahwa apa pun pesannya – fakta dan cerita harus akurat. Mereka harus dinilai kredibel oleh penerima yang dituju karena kejujuran jangka panjang dari kurir  (pengirim pesan) sangat penting untuk mendapatkan dan mempertahankan dukungan rakyat.

Karena itu, dalam konteks komunikasi strategis hari ini untuk menghadapi berbagai bencana seperti bencana alam, terorisme dan ancaman keamanan wabah COVID-19 yang mengancam dunia menjadi konsep yang relevan dalam meyakinkan rakyat. Saat ini dibutuhkan peran lembaga baik pemerintah maupun non pemerintah untuk dapat meyakinkan publik atau masyarakat terkait maslaah keselamatan manusia dan keamanan nasional, agar tidak menimbulkan kepanikan, kegaduhan politik dan kesengsaraan dunia.

WHO STRATCOM FRAMEWORK

PUBLIKASI BUKU STRATCOM: KAWAL DEMOKRASI & NKRI

Strategic Communication in the Local Government Leadership in South Sulawesi: Guarding Democracy & the Unity of Indonesia

Menjelajahi SulSel Tanpa Batas, Kawal Demokrasi dan NKRI

“Sulit untuk menghindari perubahan global, nasional maupun lokal yang kini lambat laun mengikis hal – hal yang telah direncanakan maupun yang sudah berjalan. Kondisi inilah yang dihadapi oleh Indonesia sebagai negara kepulauan yang mulai mengusut konsep maritim sebagai pengganda ekonomi kepada kawasan – kawasan yang berhadapan langsung dengan laut Nusantara, termasuk Sulawesi Selatan.

Kawasan ini sesungguhnya memiliki potensi kekayaan yang melimpah, namun masih dihadapkan pada berbagai tantangan dalam mengoptimalkan pemerataan pembangunan. Tantangan utama yang dihadapi adalah mengenai trend dan isu kepemimpinan yang belum sepenuhnya sejalan dengan harapan masyarakat hingga pada isu realitas pembangunan yang paradoksal.

Sebagai pemikir politik, keamanan dan pembangunan yang visioner, kehadiran Brorivai berhasrat mengkontribusikan gagasannya untuk mewujudkan keseimbangan pembangunan antara sektor agraris dan sektor maritim, serta mendorong integrasi kebijakan pembangunan nasional dan daerah.

Olehnya itu, untuk mengantisipasi menguatnya perkembangan pergeseran “blue ocean shift” atau pergeseran samudra biru yang melampaui persaingan saat ini dan di masa akan datang, Brorivai membentuk lembaga strategis non-pemerintah yang peduli terhadap dinamika perubahan dan keberlanjutan kepemimpinan dan demokratisasi. Selain itu, merespons dilema pembangunan (pertumbuhan versus ketidakadilan dan modernisasi versus ketertinggalan) yang kini terus masih melanda negeri ini. Suatu keniscayaan kemudian Brorivai akan terus tanggap dan mengawal demokrasi, NKRI, serta keberlanjutan pembangunan dengan tetap menjaga “dignity” atau kebanggaan nasional dan kearifan lokal.”

PANDANGAN UMUM

  • Jumlah Halaman: xiv +245
  • Ukuran File: 7 mb
  • Ektensi: Pdf File
  • Terbit: 2018