Bandung – Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makanan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) terus memperkuat organisasi. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pengembangan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional.
Ketua Umum APPMBGI, Dr. Abdul Rivai Ras, menghadiri silaturahmi strategis di Bandung. Agenda ini digelar oleh DPD I Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi konsolidasi organisasi.
Sejumlah pengurus pusat turut hadir. Mereka antara lain Wakil Ketua Umum I Prof. Siti Nur Azizah Ma’ruf Amin. Selain itu, hadir juga Wakil Ketua Umum II Dr. Margaretha Hanita. Dewan Pakar Prof. Reni Mayerni dan Andi Chaidar Arsyad juga ikut serta.
Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat organisasi. APPMBGI ingin membangun struktur yang solid hingga tingkat daerah. Hal ini dinilai penting untuk keberhasilan program.
Dari pihak tuan rumah, Ketua DPD I Jawa Barat Yanuar Ady Saputra menyambut langsung rombongan. Suasana pertemuan terasa hangat dan penuh semangat kolaborasi. Semua pihak terlihat antusias.
Silaturahmi ini tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan. Namun, kegiatan ini juga menjadi langkah konkret memperluas jaringan organisasi. Salah satunya melalui penyerahan Surat Keputusan kepengurusan DPD II.
SK tersebut diberikan kepada beberapa daerah. Di antaranya Kabupaten Garut, Kota Depok, dan Kabupaten Cianjur. Selain itu, Kabupaten Sukabumi, Kota Bogor, dan Kabupaten Kuningan juga menerima SK.
Kemudian, Kabupaten Bandung juga masuk dalam daftar penerima. Dengan begitu, struktur organisasi semakin lengkap di Jawa Barat. Langkah ini diharapkan mempercepat kerja program.
Dalam arahannya, Ketua Umum menegaskan pentingnya penguatan daerah. Menurutnya, struktur yang kuat menjadi fondasi utama. Program strategis bisa berjalan lebih efektif jika organisasi solid.
Ia juga menyoroti potensi besar Jawa Barat. Provinsi ini dinilai strategis untuk pengembangan ekosistem makanan bergizi. Karena itu, pembentukan DPD II dianggap langkah tepat.
“Dengan struktur yang lengkap, program akan lebih terarah. Selain itu, jangkauan ke masyarakat juga semakin luas,” ujarnya.
Lebih lanjut, APPMBGI ingin berperan lebih dari sekadar organisasi. Mereka ingin menjadi platform nasional yang menghubungkan berbagai pihak. Mulai dari pelaku usaha hingga pengelola dapur.
Kolaborasi ini penting untuk keberlanjutan program MBG. Semua pihak diharapkan bisa berkontribusi aktif. Dengan begitu, manfaat program dapat dirasakan masyarakat luas.
Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama. Suasana kebersamaan terasa sangat kuat. Para peserta saling berbincang dan mempererat hubungan.
Momentum ini memperkuat semangat soliditas antar pengurus. Baik di tingkat pusat maupun daerah. Visi bersama pun semakin jelas dan terarah.
Dengan konsolidasi yang terus dilakukan, APPMBGI semakin optimistis. Mereka yakin mampu membangun ekosistem makanan bergizi yang terintegrasi. Selain itu, standar kualitas juga akan terus ditingkatkan.
Langkah ini diharapkan membawa dampak nyata. Terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses makanan bergizi. Program MBG pun semakin siap berkembang secara nasional.